Beberapa hari ini saya mulai menyapih anak saya walaupun masih bertahap. Jadi sementara siang dulu,malam masih menyusu. Berat juga,apalagi kalo dengar tangisannya rasanya gak tega. Ada beberapa referensi yang saya baca,salah satunya adalah artikel berjudul "Saat dan Cara Tepat Menyapih si Kecil" dari nakita.
Kesimpulan yg saya ambil dari artikel tersebut adalah: 1. Menyapih harus dilakukan secara bertahap, jangan mendadak. Caranya dgn mengurangi frekuensi menyusunya. (Saya mulai dengan tidak memberikan ASI pada siang hari. Supaya Salma gak menyusu di siang hari,saya buat supaya salma aktif bermain,kasih makanan, dan beri susu pakai gelas. Jd salma bisa tertidur sendiri pas siang hari tanpa menyusu krn cape bermain dan kenyang)
2. Menyapih dengan bertahap membuat ASI yg diproduksi menyesuaikan diri shg ibupun gak merasa sakit. Hubungan ibu dan anak jg tetap erat shg anak gak mudah rewel atau cengeng.
3. Tidak ada patokan usia dalam menyapih tp optimal pada usia anak 1-2 thn. Hal itu krn pd usia itu penyesuaiannya lebih lentur dan anak sudah bisa makan makanan padat shg kebutuhan gizinya cukup terpenuhi. Waktu yg tepat pun tergantung pertimbangan orangtua.
4. Menyusui terlalu lama (anak > 2 thn) jg kurang bagus karena bisa merusak gigi (menyusu sblm tidur atau tidur sambil menyusu bikin asi tergenang di mulut dan kontak dgn gigi susu). Selain itu jg anak jd malas makan krn kenyang dgn asi shg bisa mengganggu perkembangannya akibat gizi yg kurang.
|